<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>dargombes mencatat</title>
	<atom:link href="http://myshitadewi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://myshitadewi.wordpress.com</link>
	<description>Semua yang kusuka</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Mar 2009 12:33:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='myshitadewi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>dargombes mencatat</title>
		<link>http://myshitadewi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://myshitadewi.wordpress.com/osd.xml" title="dargombes mencatat" />
	<atom:link rel='hub' href='http://myshitadewi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Antara kampanye damai dan etika SEO</title>
		<link>http://myshitadewi.wordpress.com/2009/03/11/antara-kampanye-damai-dan-etika-seo/</link>
		<comments>http://myshitadewi.wordpress.com/2009/03/11/antara-kampanye-damai-dan-etika-seo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 12:29:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jatif415</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Damai Pemilu Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu Indonesia 2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myshitadewi.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Ting Tiong tampak ragu-ragu. Sahutnya kemudian, “Permintaanmu ini aku dan Liok-sute tidak berani mengambil keputusan sendiri, tapi harus dilaporkan dulu kepada Co-bengcu dan minta petunjuknya.” “Di sini sudah hadir juga para Ciangbun dari Thay-san-pay dan Hoa-san-pay. Hing-san-pay juga diwakili oleh Ting-yat Suthay. Selain itu Pemilu Indonesia 2009 para ksatria yang terhormat juga boleh ikut menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myshitadewi.wordpress.com&amp;blog=6557913&amp;post=5&amp;subd=myshitadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ting Tiong tampak ragu-ragu. Sahutnya kemudian, “Permintaanmu ini aku dan Liok-sute tidak berani mengambil keputusan sendiri, tapi harus dilaporkan dulu kepada Co-bengcu dan minta petunjuknya.”<br />
“Di sini sudah hadir juga para Ciangbun dari Thay-san-pay dan Hoa-san-pay. Hing-san-pay juga diwakili oleh Ting-yat Suthay. Selain itu <a href="http://www.ateonsoft.com/2009/02/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.html">Pemilu Indonesia 2009</a> para ksatria yang terhormat juga boleh ikut menjadi saksi,” ujar Lau Cing-hong sambil memandang sekeliling kepada para hadirin, lalu menyambung, “Untuk ini akupun ingin mohon bantuan para sahabat agar suka mengingat rasa setia kawan, dapatlah kiranya menyelamatkan anggota keluargaku.”<br />
Ting-yat Suthay  adalah orang yang keras di luar tapi lunak di dalam. Meski <a href="http://www.ateonsoft.com/">tutorial HTML</a> wataknya berangasan, tapi hatinya sebenarnya welas asih. Dia yang membuka suara lebih dulu, “Cara demikian memang paling baik supaya tidak membuat susah kedua pihak. Ting-suheng, Liok-suheng. Bolehlah kita menerima saja permintaan Lau-hiante ini. Dia sudah berjanji takkan bergaul dengan <a href="http://duniainternet.net/belajar-seo/search-engine/ada-apa-dibalik-google-bagian-3.php">rahasia google</a> orang Mo-kau, juga akan jauh meninggalkan Tionggoan, itu berarti di dunia ini sudah tak terdapat lagi seorang Lau Cing-hong. Buat apa kita mesti berkeras akan melakukan pembunuhan pula?”<br />
Thian-bun Tojin juga  mengangguk, “Ya, cara demikian juga ada baiknya. Bagaimana pendapatmu, Gak-hiante?”<br />
“Jika Lau-hiante sudah menyatakan kesediaannya, sudah tentu kita dapat mempercayainya,” kata Gak Put-kun. “Marilah, biarlah kita ubah pertengkaran ini menjadi pertemuan yang menggembirakan. Lau-hiante, silakan kau melepaskan Hui-suheng. Marilah kita minum bersama satu cawan perdamaian. Besok pagi-pagi kau boleh membawa seluruh anggota keluargamu dan meninggalkan Heng-san.”<br />
Tapi Liok Pek lantas menanggapi dengan suara dingin, “Jika ketua-ketua dari Thay-san dan Hoa-san-pay sudah bicara demikian, apalagi Ting-yat Suthay juga menyokongnya dengan kuat, masakah kami berani membantah kemauan orang banyak? Cuma saja <a href="http://duniainternet.net/design-web/konsep-dasar-dalam-membuat-website-bagian-3.php">membuat website</a> Hui-sute kami saat ini berasa di bawah ancaman Lau Cing-hong. Jika kami lantas menerima permintaannya begini saja, kelak orang Kangouw tentu akan mengatakan Ko-san-pay terpaksa tunduk kepada Lau Cing-hong lantaran diancam dan tak berdaya. Jika hal ini tersiar, lalu kemana muka Ko-san-pay harus disembunyikan?”<br />
“Lau-sute kan minta kemurahan hati kepada Ko-san-pay dan bukannya mengancam. Darimana alasan untuk menatakan Ko-san-pay terpaksa tunduk karena diancam?” ujar Ting-yat.<br />
Liok Pek tidak  membantah lagi, ia hanya mendengus. Lalu ia berseru, “Siap sedia, Tik Siu!”<br />
Tik Siu, seorang  murid Ko-san-pay yang berdiri di belakang <a href="http://www.ateonsoft.com/2009/02/download-gambar-foto-3gp-mpeg-film.html">foto cewek 17 tahun gratis</a> putra sulung Lau Cing-hong lantas  mengiyakan sambil menyodorkan pedangnya sehingga menempel di punggung  Lau-kongcu.<br />
Lalu dengan suara dingin Liok Pek berkata lagi, “Lau Cing-hong, jika ada sesuatu permintaanmu, bolehlah kau ikut kami ke Ko-san dan menemui Co-bengcu sendiri. Kami hanya bertindak berdasarkan perintah beliau dan tidak dapat mengambil keputusan apa-apa. Yang penting sekarang lekas kau kembalikan panji kebesaran itu dan melepaskan Hui-sute!”<br />
Lau Cing-hong  tersenyum pedih. Katanya kepada putranya, “Nak, kau takut mati atau tidak?”<br />
“Anak taat kepada  kata-kata ayah. Anak tidak takut!” sahut Lau-kongcu.<br />
“Anak yang baik,”  kata Lau Cing-hong.<br />
Mendadak Liok Pek  membentak, “Bunuh saja!”<br />
Segera Tik Siu  mendorong pedangnya ke depan sehingga <a href="http://duniainternet.net/pemilu-indonesia/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009-seo-contest.php"> kontes SEO kampanye pemilu</a> menembus punggung Lau-kongcu. Waktu pedang dicabut kembali, kontan Lau-kongcu jatuh tersungkur, darah segar muncrat keluar dari lubang lukanya.<br />
Nyonya Lau menjerit  sambil menubruk ke atas mayat putranya.<br />
“Bunuh!” bentak Liok  Pek lagi.<br />
Kembali Tik Siu  mengayun pedangnya. Sekali tusuk, punggung Lau-hujin tertembus pula.<br />
Ting-yat Suthay  menjadi gusar. “Binatang!” dampratnya sambil melontarkan pukulan ke arah  Tik Siu.<br />
Namun Ting Tiong  keburu menghadang di depannya dan <a href="http://www.ateonsoft.com/2009/02/cara-menambah-widget-header-pada.html">menambah widget header</a> melontarkan pukulan juga. Kedua telapak tangan beradu. Rupanya tenaga Ting-yat kalah kuat, dia tergetar mundur dua tiga tindak. Dada terasa sesak, darah hampir-hampir menyembur keluar dari mulutnya. Namun sedapat mungkin ia tahan sehingga darah itu tersurut kembali ke dalam perut.<br />
“Maaf!” kata  Ting Tiong sembari tersenyum.<br />
Sebenarnya Ting-yat memang tidak mahir dalam hal tenaga pukulan. Apalagi yang ia serang tadi adalah Tik Siu yang terhitung kaum muda sehingga dia tidak mengeluarkan tenaga sepenuhnya. Tak terduga Ting Tiong mendadak menyambut pukulannya itu dengan <a href="http://www.ateonsoft.com/2009/02/belajar-ngeblog-yang-benar-1.html">belajar ngeblog yang benar</a> sepenuh tenaga. Keruan Ting-yat tidak keburu mengerahkan tenaga lagi ketika kedua tangan beradu sehingga dia kalah. Saking gusarnya ia bermaksud menyerang lagi. Tapi waktu coba mengerahkan tenaga, terasalah tenaga dalam sukar dikerahkan lagi, perut rasanya tersayat-sayat. Ia tahu sudah terluka dalam dan tidak mungkin bertempur lagi. Segera ia memberi tanda kepada anak muridnya sambil <a href="http://duniainternet.net/seputar-internet/link-download-video-3gp-bokep-gratis.php" target="_blank">download video 3gp bokep gratis</a> berseru dengan gusar, “Kita berangkat semua!” Lalu dengan langkah-langkah lebar ia mendahului berjalan pergi. Para nikoh beramai-ramai lantas mengikuti jejak Ting-yat.<br />
“Bunuh lagi!”  tiba-tiba Liok Pek membentak lagi.<br />
Segera dua murid Ko-san-pay mendorong pedang masing-masing yang memang sudah mengancam di punggung tawanannya. Kontan dua murid <a href="http://www.ateonsoft.com/2009/01/belajar-seo-juga-dapat-pr.html">belajar SEO</a> Lau Cing-hong terbinasa lagi.<br />
“Dengarkanlah para murid keluarga Lau!” seru Liok Pek. “Jika kalian ingin hidup, lekas kalian berlutut dan minta ampun. Kalian harus mencela perbuatan Lau Cing-hong yang salah. Dengan demikian kalian akan bebas dari kematian!”<br />
“Bangsat  keparat! Kalian jauh lebih ganas daripada orang-orang Mo-kau!” damprat putri  Lau Cing-hong yang bernama Lau Jing.<br />
“Bunuh!” bentak  Liok Pek.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myshitadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myshitadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myshitadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myshitadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myshitadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myshitadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myshitadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myshitadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myshitadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myshitadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myshitadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myshitadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myshitadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myshitadewi.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myshitadewi.wordpress.com&amp;blog=6557913&amp;post=5&amp;subd=myshitadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myshitadewi.wordpress.com/2009/03/11/antara-kampanye-damai-dan-etika-seo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">jatif415</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009</title>
		<link>http://myshitadewi.wordpress.com/2009/02/12/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009/</link>
		<comments>http://myshitadewi.wordpress.com/2009/02/12/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 15:44:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jatif415</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Damai Pemilu Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu Indonesia 2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myshitadewi.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Juga Thio Sui Kiat merasa kaget melihat kegesitan hwesio itu yang dengan secara cerdik sekali dapat meminjam tenaga pukulannya untuk mengelak dan melayang Kampanye Damai Pemilu Indonesia melewati kepalanya. Ia merasa panas dan hendak menjatuhkan hwesio yang dianggapnya kurang ajar ini. Sambil membalikkan tubuh, Thio Sui Kiat memutar dan mengayun toyanya ke belakang dengan gerakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myshitadewi.wordpress.com&amp;blog=6557913&amp;post=3&amp;subd=myshitadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Juga Thio Sui Kiat merasa kaget melihat kegesitan hwesio itu yang dengan secara cerdik sekali dapat meminjam tenaga pukulannya untuk mengelak dan melayang <a href="http://www.ateonsoft.com/2009/02/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.html"><strong>Kampanye Damai Pemilu Indonesia</strong></a> melewati kepalanya. Ia merasa panas dan hendak menjatuhkan hwesio yang dianggapnya kurang ajar ini. Sambil membalikkan tubuh, Thio Sui Kiat memutar dan mengayun toyanya ke belakang dengan gerakan menyabet. Inilah gerakan Ular Sakti Gerakkan Kepala. Toyanya dari kiri menyabet ke kanan menyerang leher lawan dan jika dapat dielakkan maka dari kanan toya itu akan menyambar pula ke kiri agak ke bawah hingga serangan ini sukar sekali dihindari.</p>
<p>Akan tetapi, kali ini ia menemui <a href="http://www.ebook-free.co.cc/2009/02/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.html">Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009</a> seorang yang memiliki kepandaian jauh lebih tinggi daripada kepandaiannya sendiri. Hwesio itu menggunakan potongan toya menangkis dan heran sekali, ketika dua toya itu beradu toya Thio Sui Kiat seakan-akan disedot oleh kekuatan besi sembrani dan menempel pada potongan toya yang dipegang oleh hwesio itu. Ia berusaha untuk melepaskan toyanya, namun sia-sia belaka. Tiba-tiba Ho Sim Hwesio mengirim tendangan ke arah pergelangan <a href="http://download.ateonsoft.com/2009/02/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.html" target="_blank">kampanye damai pemilu Indonesia 2009</a> tangan Thio Sui Kiat. Tendangan ini keras dan bertenaga sehingga mendatangkan angin, maka Thio Sui Kiat terpaksa melepaskan toyanya untuk menyelamatkan pergelangan tangannya! Karena gerakan inilah maka toyanya itu berpindah tangan!</p>
<p>Hampir saja Thio Sui Kiat tak percaya kepada mata sendiri. Di dalam dua jurus saja, toyanya telah terampas oleh hwesio yang hanya bersenjata potongan toya itu!</p>
<p>“Ha,ha, bukanlah benar kata-kataku tadi bahwa ilmu <a href="http://kampanyedamaipemiluindonesia2009.ateonsoft.com/">Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009</a> toyamu sedikitpun tidak ada gunanya?” Ho Sim Hwesio tertawa geli, dan melihat betapa Thio Sui Kiat memandangnya dengan mata tak percaya, hwesio itu lalu mengembalikan toya yang dirampasnya dan berkata,</p>
<p>“Kau belum yakin benar? Nah, ini toyamu, kau boleh serang aku lagi, dalam sejurus toyamu pasti akan dapat kurampas!”</p>
<p>Bagaikan sedang mimpi, Thio Sui Kiat menerima kembali toya itu lalu ia siap hendak menyerang dengan sebuah pukulan yang dulu dipelajarinya dari Liauw In Hwesio.</p>
<p>“Ha, kau hendak menyerang dengan Tipu Burung Merak Buk Sayap? Bagus, seranglah!”</p>
<p>Bukan main terkejut dan heran Thio Sui Kiat ketika melihat betapa hwesio buruk <a href="http://freemusics-download.blogspot.com/2009/02/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.html" target="_blank">kampanye damai pemilu Indonesia 2009</a> rupa itu dengan sekali pandang dapat mengetahui bahwa ia hendak menyerang dengan gerak tipu itu! Tapi ia teruskan juga serangannya dengan hati-hati sekali dan mengerahkan seluruh kekuatannya. Tapi Ho Sim Hwesio mengangkat potongan toya di tangannya menangkis dan ia membuat gerakan memutar. Thio Sui Kiat hampir berteriak karena terkejut. Ia merasa telapak tangannya sakit sekali karena tiba-tiba toyanya dengan tak tertahan lagi ikut berputar hingga membuat tangannya yang memegang menjadi <a href="http://www.albri.co.cc/2009/02/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.html" target="_blank">kampanye pemilu Indonesia 2009</a> sakit dan terpaksa ia lepaskan toyanya! Toya itu terlepas dan terlempar, tapi sebelum tiba di lantai, telah disambar tangan kiri Ho Sim Hwesio sambil tertawa bergelak-gelak! Benar saja, dalam satu jurus saja hwesio itu telah berhasil merampas toya Thio Sui Kiat!</p>
<p>Kini Thio Sui Kiat tidak ragu-ragu lagi. Ia maklum bahwa betapapun buruk rupa hwesio penjaga dapur ini, namun jelas bahwa ia adalah seorang yang berilmu tinggi. Maka ia lalu menjatuhkan diri berlutut.</p>
<p>“Lo-suhu yang mulia. Mohon diampunkan mata teecu yang buta hingga tidak mengenal Gunung Thai-san di depan mata dan telah berlaku kurang hormat. Mohon sudilah kiranya Lo-suhu menerima teecu sebagai murid!”</p>
<p>“Bagus, bagus, Thio Sui Kiat! Memang kau berbakat sekali dan perlu pula <a href="http://ateonsoft.wordpress.com/2009/02/07/deklarasi-kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009/">Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009</a> merubah adatmu yang kurang baik. Sudah menjadi tugasku untuk mendidikmu menjadi seorang yang berguna dan benar-benar hebat!”</p>
<p>Sejak saat itu, Thio Sui Kiat telah menjadi murid Ho Sim Hwesio dan setiap hari ia bekerja di kelenteng itu membantu pekerjaan gurunya memikul air, membelah kayu dan menjaga api! Sebaliknya, hwesio yang aneh itu tiap hari mengajarnya ilmu toya yang luar biasa tingginya. Pada sore <a href="http://www.ateonsoft.com/2009/02/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.html"><strong>Kampanye Damai Pemilu Indonesia</strong></a> hari itu ia kembali ke rumah, untuk kembali pula pada keesokan harinya. Semenjak ia menjadi murid Ho Sim Hwesio, ia telah merubah wataknya yang sombong, karena selain menerima gemblengan ilmu toya yang tinggi, ia juga mendapat gemblengan ilmu batin sehingga ia menjadi insyaf dan menyesal akan perbuatannya yang terlalu tekebur dulu. Akhirnya ia mendengar pengakuan suhunya, bahwa Ho Sim Hwesio sebetulnya adalah seorang tokoh besar dari daerah pantai laut timur yang kini mengasingkan diri dan bersembunyi di kota Lam-sai dan menjadi penjaga dapur kelenteng Hok-thian-tang.</p>
<p>Setelah belajar dengan tekun selama tiga tahun, kepandaian Thio Sui Kiat telah maju luar biasa. Ia telah memiliki kepandaian ilmu toya yang tinggi sekali. ketika <a href="http://alkisah.ateonsoft.com/2009/02/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.html" target="_blank">kampanye damai pemilu Indonesia 2009</a> suhunya meninggalkan Lam-sai untuk melanjutkan perantauannya, Thio Sui Kiat lalu rajin berdagang dan tidak mau memperlihatkan kepandaiannya lagi. Ia mulai mendidik anak perempuannya yang bernama Thio Eng. Maka, namanya sebagai seorang ahli silat lambat laun dilupakan orang dan tak lama kemudian, orang-orang di kota Lam-sai sendiri tidak tahu bahwa di kota itu terdapat seorang ahli silat yang memiliki kepandaian tinggi sekali!</p>
<blockquote><p><span style="color:#006600;">Cerita silat ini dibuat dalam rangka <a href="http://www.ateonsoft.com/"><strong>belajar SEO</strong></a>, agar menunjang dalam <a href="http://www.ateonsoft.com/"><strong>belajar ngeblog</strong></a>, sekaligus memahami cara membuat anchor text dalam teori <a href="http://www.ateonsoft.com/"><strong>tutorial HTML</strong></a>. </span></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myshitadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myshitadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myshitadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myshitadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myshitadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myshitadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myshitadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myshitadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myshitadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myshitadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myshitadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myshitadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myshitadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myshitadewi.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myshitadewi.wordpress.com&amp;blog=6557913&amp;post=3&amp;subd=myshitadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myshitadewi.wordpress.com/2009/02/12/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">jatif415</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://myshitadewi.wordpress.com/2009/02/12/hello-world/</link>
		<comments>http://myshitadewi.wordpress.com/2009/02/12/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 14:39:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jatif415</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myshitadewi.wordpress.com&amp;blog=6557913&amp;post=1&amp;subd=myshitadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/myshitadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/myshitadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/myshitadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/myshitadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/myshitadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/myshitadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/myshitadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/myshitadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/myshitadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/myshitadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/myshitadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/myshitadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/myshitadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/myshitadewi.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=myshitadewi.wordpress.com&amp;blog=6557913&amp;post=1&amp;subd=myshitadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myshitadewi.wordpress.com/2009/02/12/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">jatif415</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
